These are top 16 Common/Killer Use Cases from VMware NSX for You!

Whenever I pitch about NSX to customer, I always start with the use cases. On-target questioning and in-depth listening to customer’s pain points are important, so we can collaborate together to solve their issues and going beyond that to enhance their innovations.
For me, it is not relevant right now to describe the byte per-byte features and bit per-bit capabilities for first/second meeting. We can go with those approach “later on” of course if customer would like to know in-depth, or we are in the stage of proofing the technology as long as we already understand their goal and pain points.
But, to understand customer’s expectation and give them “BEYOND” than their expectation is always been our goal when doing a professional consultation with them.
Anyway, these are some common use cases that we can use to do collaborative discussion with customers that we can put a “laser focus” later on. There are around ~16 use cases that VMware NSX (Network Virtualization) can bring new benefits or additional capabilities to customers and make their life simpler.

  1. Security Use Cases
    1. Network Segmentation
    2. Microsegmentation for Securing VDI Infraastructure
    3. Intelligent Grouping for Unsupported Operating System
    4. Automated Security in a Software Defined Data Center
    5. Advanced Security (IDS/IPS) Insertion (ex: Palo Alto Network NGFW)
    6. Collapsed DMZ
    7. Integrate Dev, Test, and Prod environment into single infrastructure
    8. Securing access to and from Jump Box servers
  2. Application Continuity Use Cases
    1. Multisite Networking and Security
    2. Data Center Consolidation/Migration (Merger & Acquisition)
    3. Hybrid/Public Cloud Integration
    4. Disaster Recovery
  3. Automation Use Cases
    1. Self Service IT
    2. Fast Application Deployment of Template
  4. Business Values deriving Use Cases
    1. Island of Unused Compute Capacity by leveraging Stretch and Bridge
    2. Reducing Capital Outlay in expensive Hardware Devices

Those are 16 new use cases or additional use cases that we can discuss with customers if we would like to talk how VMware NSX can make their life easier now. I will leverage on the use cases later on, or you can contact VMware Inc. or their partners to help you solve your issues and put a small and easy step to modernize your data center!
Kind Regards,
Doddi Priyambodo

Penjelasan Detail mengenai my INTEL-NUC based VMware Home-Lab untuk ngoprek vSphere 6.5, NSX, VIO, Kubernetes, dan PKS – #IntelNucSkull #i7

This time, saya ingin melanjutkan posting saya sebelumnya yang ada disini mengenai Home Lab. Berikut ini adalah postingan2 saya sebelumnya yang menjelaskan mengenai Home Lab yang saya miliki dan juga beberapa tutorial yg saya coba di Home Lab saya:

Anyway, saya akan menjelaskan beberapa hal mengenai instalasi INTEL-NUC yang saya miliki sebagai Home Lab aktif yang saya gunakan untuk mengoprek VMware products seperti NSX, VIO, VIC, VRNI, dan nantinya PKS.
Saya sangat ingin menggunakan mini server ini sebagai portable mini lab yang bisa dibawa2 untuk memenuhi hobby “ngoprek” saya.

Hobby ini bisa saya salurkan dan dapatkan di INTEL-NUC yang saya pegang saat ini. Beberapa alasan sudah saya jelaskan di postingan saya sebelumnya (baca link diatas, red). Selain instalasi yang telah saya lakukan diatas VMware Workstation on my laptop dan my home PC sebagai nested installation sebelumnya. Berhubung instalasi NSX membutuhkan resource yang cukup besar, jadi I think this would be better to use dedicated hardware untuk melakukan instalasi ini. Inilah salah satu alasan kenapa memilih INTEL-NUC selain melakukan instalasi di laptop saya.
Strategi yang akan kita gunakan adalah membuat INTEL-NUC ini sebagai parent host dari beberapa Nested ESXi yang akan kita gunakan. In summary:

  • Use Intel NUC as Parent Host =
  • Create beberapa administrasi VMs, seperti NTP, DNS, AD, PSC, vCenter, dll.
  • Create Nested ESXi sebagai datacenter 1 =
  • Create Nested ESXi sebagai datacenter 2 =

Berikut ini adalah capture dari Intel NUC yang akan dikonfigurasi untuk VMware SDDC:

Spesifikasi dari Intel NUC ini sudah diupgrade sampai kapasitas maksimum yg bisa dihandle oleh server ini. Berikut ini adalah screenshot DCUI-nya untuk menggambarkan spesifikasi-nya: (in summary, processor: 4 physical CPU cores with multithread capability, memory:32 GB RAM, disk:480 GB SSD).

Berikut ini adalah spesifikasi detail untuk mini server ini:

  • Processor: 6th generation Intel Core i7-6770HQ processor (2.6 to 3.5 GHz turbo, Quad Core, 6 MB Cache, 45W TDP)
  • System Memory: 32GB (Kingston DDR4 2133)
  • Storage: Intel M.2 480GB 540 series (spare M.2 slot for additional capacity)
  • Peripheral Connectivity:
    • Intel Gigabit LAN
    • One Thunderbolt 3 port with USB 3.1
    • Four Super Hi-Speed USB 3.0 ports
    • One HDMI 2.0 port and One Mini DisplayPort

Screen Shot 2017-12-07 at 14.42.26
Sebelumnya, kita perlu melakukan Design dari Data Center yang akan kita bangun. Secara garis besar design-nya akan berbentuk seperti ini:

Dengan detail sebagai berikut:

  • Management Cluster
Type Name Hostname IP Address Username Password Remarks
Host p-esxi50 p-esxi50.
corp.local root VMware1! ESXi
VM dns-ntp dns-ntp.
corp.local root VMware1!
VM vcsa vcsa-106.
corp.local root VMware1! vCenter Server
VM nsxmgr nsxmgr-106.
corp.local root VMware1! NSX Manager
VM psc psc-106.
corp.local root VMware1!


  • Compute Cluster
Type Name Hostname IP Address Username Password Remarks
Host n-esxi51 n-esxi51.
corp.local root VMware1! Nested ESXi
Host n-esxi52 n-esxi52.
corp.local root VMware1! Nested ESXi
VM nsx-esg,
root VMware1!
NSX Edge
VM nsx-dlr root VMware1!
NSX Edge
VM nsx-controller NSX Controller
VM web01 root VMware1! 3-Tier App (Web)
VM web02 root VMware1! 3-Tier App (Web)
VM app01 root VMware1! 3-Tier App (App)
VM db01 root VMware1! 3-Tier App (Db)
  • Other additional information (please ignore this, as this is only for my personal note)
    • VIC, VIO, vROps, Log Insight, VRNI

Langkah-langkah instalasi yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Lakukan instalasi vSphere ESXi di Intel NUC menggunakan USB Flash Drive
    1. Baca dulu beberapa notes dari sini (, karena ada beberapa parameter yang perlu di-disable di BIOS agar instalasi di Intel NUC dapat berjalan dengan baik.
    2. Lakukan instalasi ESXi di Intel NUC, sebelumnya kita perlu buat bootable USB flash drive for ESXi installation dengan Rufus (silahkan download dari sini: – dan ikuti guidance dari sini: Lalu lakukan instalasi vSphere ESXi dengan mengikuti guidance ini: (feature walkthrough)
  1. Lakukan instalasi untuk VMware vSphere (ESXi & vCenter) + NSX (NSX Manager & NSX Controller)

Download component dari sini:
Untuk mempercepat proses instalasi dan konfigurasi, karena ini akan digunakan untuk demo & development purpose maka daripada harus satu persatu melakukan instalasi dengan GUI wizard (seperti yang saya lakukan sebelumnya untuk menyiapkan personal lab saya di laptop, please read ….), kita juga bisa menggunakan automation script yang dibuat oleh rekan saya (Wen Bin Tay, Nick Bradford, William Lam) dari VMware.
Berikut ini adalah Step by Step-nya:

  1. vSphere Installation: 
  2. NSX Installation:

Script ini dibuat menggunakan PowerCLI yang merupakan Windows PowerShell interface yang digunakan untuk me-manage VMware vSphere environment (
Secara umum, script ini akan men-deploy VMware’s virtualization platform termasuk vCenter Server Appliance (VCSA), Nested ESXi, NSX components dan contoh aplikasiThree-Tier Web Application. Tapi perlu diingat, bahwa instalasi menggunakan automated script Nested ESXi ini hanya direkomendasikan di environment Development saja. Tidak direkomendasikan untuk dipasang di environment production.

  1. Lihat hasilnya:

Virtual Machines yang ada di Parent Host:

All IP Address Overview:

vCenter Overview:
Screen Shot 2017-12-07 at 15.44.02

  1. DONE

Best Regards,
Doddi Priyambodo

Troubleshooting slow performance on application di atas VMware virtualization

Setelah kita masuk ke dunia IT operation, akan banyak hal-hal operasional yang membutuhkan troubleshooting. Biasanya disebabkan karena slow performance dari sebuah aplikasi. Jika ini terjadi di virtualization environment, maka kita perlu memastikan bahwa infrastructure yang ditangani mampu memberikan jaminan SLA yang sudah kita sepakati sebelumnya.
Berikut ini adalah beberapa key area yang perlu diperhatikan untuk melakukan troubleshooting sebuah VM, secara high level:
1. Ensure bahwa ini bukan dari sisi aplikasi by working together juga dgn tim apps – logic of apps, memory leak, efficient I/O commands, etc.
2. Coba pastikan di sisi infra dari VM dan infra di belakangnya (compute, storage, network)
Berikut ini adalah hal yang bisa kita lakukan pada saat troubleshooting:
1. Cek kesehatan dari Virtual Machines

Capacity Issues (Example) Non Capacity Issues (Example)
•CPU Demand > 90%
•CPU Run Queue > 3 per vCPU
•CPU Swap Wait high, CPU IO Wait high
•RAM Free < 250 MB
•RAM Committed > 70%
•Page-In Rate is high
•Disk Queue Length > ___
•Disk IOPS or Throughput or OIO is high
•Low disk space
•Network Usage is high
•Wrong driver (storage driver, network driver) or its settings
•Too many snapshots or large snapshots
•Tools not running
•VM vCPU Usage unbalanced
•App configured wrongly, not-indexed
•Memory Leak
•Network Latency is high or TCP retransmit
•VM too big, process ping-pong, high context switch
•NUMA effect
•Guest OS power setting

2. Cek kesehatan dari Infrastructure layer

 Infra is unable to Cope (Example) Other Issues (Example)
•ESXi CPU insufficient: Demand > 90%, VM CPU Co-Stop >1%, CPU Ready >5%, no of cores to small for VM
•ESXi RAM insufficient: VM Balloon active, VM RAM Swap-in is high, NUMA migration
•ESXi Disk IOPS or Throughput is high
•ESXi vmkernel queue or latency is high
•Datastore latency is high
•ESXi vmnic usage is high
•VM was vMotion
•ESXi vmnic dropped packets or generate errors
•ESXi wrong configuration: power management, multi-pathing, driver version, queue depth setting
•Hardware fault: disk soft error, bad sector, RAM error,

Next question adalah how to check those parameters as fast you can, and as easy as you can to do the troubleshooting and solve the issues that you are facing right now. Well, jawaban yang paling cepat adalah dengan merujuk pada alat  bantu yang saya bahas di posting saya sebelumnya, yaitu dengan menggunakan VMware vRealize Operations Manager.
Kind Regards,
Doddi Priyambodo

Launching of VMware vROps 6.6 dengan enhancement yang significant for troubleshooting and monitoring

FYI, for latest info about VMware, regarding vRealize Operations Manager tool yang baru launch last month version 6.6. Improvement-nya sangat bagus sekali, user interface berubah karena menggunakan framework Clarity HTML5 yang baru (open source by VMware).
By default, banyak sekali dashboard yang bisa digunakan untuk monitoring – yang sebelumnya perlu dibuat dengan custom dashboard. Terutama bisa digunakan oleh tim operational untuk performance troubleshooting dan capacity management.
Overview bisa dilihat disini: 
vRealize operations 6.6 getting started dashboard vrealize operations 6.6 hardening and compliance
Atau complete video untuk live action bisa dilihat disini:


Beberapa contoh fungsionalitas yg menarik adalah: (saya ambil beberapa saja dari contoh link youtube diatas)
Some screenshots:
Image result for vrops 6.6Image result for vrops 6.6
Saya sangat sarankan untuk dapat melakukan upgrade version tersebut sehingga troubleshooting dan monitoring akan jauh lebih mudah.
Kind Regards,
Doddi Priyambodo

Dokumen Terbaik untuk menjelaskan mengenai VMware NSX Design Guidelines

Berikut ini adalah dua buah dokument resmi dari VMware yang sangat detail, dapat menjelaskan mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan untuk men-design solusi NSX:
Dapat di download resmi dari website VMware:

Jika anda ingin do NSX Hands-On, dan secara live ingin mengetahui Step by Step penggunaan-nya, maka bisa dibaca dari sini:  (search for “NSX”)
Hope it is useful.
Kind Regards,
Doddi Priyambodo

Best Practice Guide untuk menjalankan JAVA di atas VMware vSphere

vSphere saat ini sudah sangat bisa diandalkan untuk dapat menjalankan berbagai macam Business Critical Applications, dari berbagai macam programming language seperti Java, .NET, dan lain-lain. Database system dengan load yang tinggi seperti Billing, Analytics, dan lain-lain juga dapat didukung dengan sangat baik di vSphere baik menggunakan Oracle Database, SQL Server, dan lain-lain. Selain dapat memberikan performance yang baik, benefits terbesarnya yaitu mekanisme High Availability, dan mekanisme Operational serta Management yang lebih advanced untuk monitor kesehatan dari aplikasi ini. Best practice guide khusus untuk Java ada beberapa hal yang perlu diperhatikan secara umum, diantaranya adalah penggunaan memory pada Java Virtual Machine.

  • Sizing ukuran dari Memory yang ada di Virtual Machine untuk mencukupi konfigurasi dari Java Heap, dan memory yang dibuhkan oleh code dari JVM, serta beberapa memory lain yang sedan diproses oleh Guest Operating System tersebut.
  • Set  ukuran dari Memory Reservation di Virtual Machine tersebut sebesar memory yang dibutuhkan sesuai perhitungan diatas, atau set keseluruhan reservation dari size virtual machine tersebut (selama melebihi dari point diatas tadi). Ini disebabkan jika terjadi memory swapping, maka performance JVM heap akan turun terutama pada proses Garbage Collection.
  • Tentukan jumlah yang optimal dari virtual CPU pada virtual machine tersebut  dengan melakukan pengetesan dengan beberapa konfigurasi vCPU menggunakan load yang sama.
  • Jika menggunakan beberapa threads dalam proses Garbage Collector di JVM, maka pastikan bahwa jumlah thread tersebut adalah sejumlah besaran virtual CPU yang dikonfigurasikan di virtual machine.
  • Untuk mempermudah monitoring dan maintenance, sebaiknya gunakan satu buah JVM process per- virtual machine.
  • Selalu nyalakan Balloon Driver, karena jika terjadi overcommitment maka virtual machine dapat mengatur memory-nya dengan mekanisme ini.

Secara summary, tuntunan best practice guide ini dapat didownload dari link ini:

– Pada posting saya sebelumnya, saya sempat mengulas mengenai Best Practice untuk menjalankan Oracle Database diatas vSphere. >>

Tutorial Instalasi Server DNS, NTP, NFS, iSCSI, VMware vSphere 6.5 (ESXi dan vCenter) di VMware Fusion for Mac atau VMware Workstation for Windows/Linux untuk Virtualization Home Lab.

Melanjutkan posting sebelumnya, kali ini saya akan menulis dalam bahasa Indonesia. Karena saya rasa sudah banyak yang menulis artikel seperti ini dalam bahasa Inggris, tapi jarang dalam bahasa Indonesia. Merayakan launching terbaru dari vSphere 6.5, maka kali ini saya akan melakukan instalasi dan konfigurasi dari komponen tersebut di VMware Fusion MacBook Pro milik saya. Tulisan ini sebenarnya untuk melengkapi tulisan dari posting2 saya sebelumnya mengenai fasilitas Home Lab yang saya miliki untuk bereksplorasi mengenai VMware teknologi yang saya miliki:

Let’s go straight to the point. Berikut ini adalah langkah2nya untuk menyiapkan VMware Home Lab di laptop MacBook Pro menggunakan Nested Virtualization dengan VMware Fusion untuk teknologi virtualisasinya. (bisa juga digunakan untuk melakukan instalasi di VMware Workstation pada Windows OS atau Linux OS, atau bahkan juga kalau mau di-install diatas vSphere ESXi).

  1. Siapkan DNS Server, NTP Server (saya menggunakan CentOS)
  2. Siapkan LDAP Server atau Active Directory (saya menggunakan OpenLDAP) – optional
  3. Siapkan centralized storage server (saya menggunakan NFS dan iSCSI dari OpenFiler)
  4. Instalasi ESXi 6.5 – yuk kita langsung rasakan fitur2 terbarunya!
  5. Install and Configure vCenter 6.5 dengan embedded PSC (saya akan melakukan instalasi di Fusion, bukan di ESXi)
  6. (other post) Instalasi dan Konfigurasi vSphere Integrated Container 1.0 & Harbor – I already did this earlier, please read my previous post in [here]
  7. (other post) Instalasi dan Konfigurasi vRealize Operations 6.4
  8. (other post) Instalasi dan Konfigurasi Log Insight 4.0
  9. (other post) Instalasi dan Konfigurasi vRealize Automation 7.2
  10. (other post) Instalasi dan Konfigurasi NSX and vRealize Network Insight! – currently not supported for vSphere version 6.5
  11. (other post) Install and Configure vCloud Director for SP 8.10 and vSphere Integrated Openstack 3 – currently not supported for vSphere version 6.5

Berikut ini adalah CPU and Memory Dimensioning, IP address & Credentials yang akan digunakan: (mohon diingat bahwa dimensioning ini tanya saya gunakan di home-lab, jika ingin di-deploy di production maka lakukan dimensioning cpu, memory, dan storage dengan lebih proper)

Okay, let’s do this tutorial step by step.
1. Instalasi dan Konfigurasi DNS Server, NTP Server, dan OpenLDAP
Kali ini kita akan melakukan tutorial  langkah demi langkah untuk membuat DNS server menggunakan paket BIND di CentOS 7, lalu dilanjutkan menggunakan NTP Daemon untuk NTP server. CentOS 7 yang saya gunakan adalah versi linux dengan paket yang minimalist, karena hanya digunakan sebagai server pendukung saja yaitu untuk DNS dan NTP. Karena vSphere dan komponen VMware lainnya seperti NSX sangat bergantung pada service DNS dan NTP, serta Active Directory (OpenLDAP) as an optional requirement. Ikuti langkahnya sebagai berikut.
Download dan Deploy latest version of CentOS minimal package (636 MB, CentOS-7-x86_64-Minimal-1503-01.iso)
Install BIND as DNS server
Check the hostname configuration in your DNS machine

# hostnamectl status
# hostnamectl set-hostname

Update the repository in your linux OS lalu install paket BIND

# yum update -y
# yum install bind

Buka dengan  editor, and change the configuration file

# vim /etc/named.conf
options {
listen-on port 53 { any; };
directory “/var/named”;
dump-file “/var/named/data/cache_dump.db”;
statistics-file “/var/named/data/named_stats.txt”;
memstatistics-file “/var/named/data/named_mem_stats.txt”;
allow-query { any; };
recursion yes;
dnssec-enable no;
dnssec-validation no;

Tambahkan baris ini di file konfigurasi BIND /etc/named.conf tersebut

zone "" IN {
type master;
file "forward.lab.bicarait";
allow-update { none; };
zone "" IN {
type master;
file "reverse.lab.bicarait";
allow-update { none; };
  • Buat file baru untuk file forward dari konfigurasi DNS kita.
# vim /var/named/
$TTL 604800
@   IN  SOA (
2011071001  ; Serial
3600        ; Refresh
1800        ; Retry
604800      ; Expire
86400       ; Minimum TTL
@       IN  NS
@       IN  A 
domain01        IN      A
nas01           IN      A
ldap01          IN      A
esxi01          IN      A
esxi02          IN      A
esxi03          IN      A
vc01            IN      A
vrops01         IN      A
vrlog01         IN      A
  • Buat file baru untuk file reverse dari konfigurasi DNS kita.
# vim /var/named/
$TTL 86400
@   IN  SOA (
2011071001  ;Serial
3600        ;Refresh
1800        ;Retry
604800      ;Expire
86400       ;Minimum TTL
@       IN      NS
@       IN      PTR
domain01        IN      A
nas01           IN      A
esxi01          IN      A
esxi02          IN      A
esxi03          IN      A
vc01            IN      A
vrops01         IN      A
vrlog01         IN      A
vrni01          IN      A
2       IN      PTR
3       IN      PTR
11      IN      PTR
12      IN      PTR
13      IN      PTR
21      IN      PTR
31      IN      PTR
32      IN      PTR
33      IN      PTR
  • Check to verify the configuration
# named-checkconf /etc/named.conf
# named-checkzone /var/named/
# named-checkzone /var/named/
  •  Nyalakan service dari DNS BIND
# systemctl enable named
# systemctl start named
# systemctl status named
  •  Ijinkan DNS port 53 in the system
# firewall-cmd --permanent --add-service=dns
# firewall-cmd --permanent --add-port=53/tcp
# firewall-cmd --permanent --add-port=53/udp
# firewall-cmd --reload
  •  Lakukan perubahan untuk permission di file
# chgrp named -R /var/named
# chown -v root:named /etc/named.conf
# restorecon -rv /var/named
# restorecon /etc/named.conf
  •  Check file konfigurasi dari client dengan cara rubah dulu file /etc/resolv.conf dan tambahkan parameter nameserver untuk menuju IP DNS yang baru saja kita konfigurasi diatas. Setelah itu lakukan perintah # dig atau # nslookup.
# nslookup

2. Instalasi dan Konfigurasi NTPD as NTP server

  • Install paket NTP daemon
# yum install ntp
  •  Rubah file konfigurasi dari NTP
# vim /etc/ntp.conf
driftfile /var/lib/ntp/drift
restrict mask nomodify notrap
server iburst
server iburst
server iburst
includefile /etc/ntp/crypto/pw
keys /etc/ntp/keys
disable monitor
logfile /var/log/ntp.log
  • Jalankan perintah ini untuk setting permission dan automation-nya, serta pengetesan
# firewall-cmd --add-service=ntp --permanent
# firewall-cmd --reload
# systemctl start ntpd
# systemctl enable ntpd
# systemctl status ntpd
# ntpq -p atau # date -R atau # ntpdate namaserver

3. Siapkan LDAP Server sebagai Single Sign On database User Directories anda
Lakukan instalasi untuk OpenLDAP, kali ini saya menggunakan TurnKey LDAP. (optional)

  • Download dan Deploy TurnKey LDAP OVA package.
  • Masukkan password untuk root dan openldap user.
  • Masukkan domain dari LDAP =
  • Configure IP address, Gateway, dan DNS


  • Buka lalu masukkan user login cn=admin,dc=lab,dc=bicarait,dc=com
  • Tambahkan beberapa user untuk active directory organisasi anda

4. Siapkan NFS Server dan iSCSI Server untuk Shared Storage
Untuk dapat menggunakan features VMware vMotion, DRS, High Availability maka kita perlu memiliki shared storage yang dapat diakses oleh semua ESXi servers. Berikut ini adalah tutorial untuk melakukan instalasi dan konfigurasi NFS dan iSCSI sebagai Shared Storage. Parameter yang saya gunakan disini adalah sesuai dengan environment home lab yang saya miliki.

  • Download dan deploy latest version of Openfiler ke Fusion
  • Setelah selesai, buka login dengan user default yaitu openfiler/password (jika belum diganti)
  • Enable service untuk NFS Server dan iSCSI Target di Openfiler: Menu – Services


  • Ijinkan akses untuk sistem ini dari mana saja: Menu – Systems – Network Access Configuration


  • Tambahkan virtual harddisk di Fusion untuk tempat penyimpanan NFS atau iSCSI.
  • Tambah New Harddisk dari Fusion, tambahkan 1 harddisk untuk NFS dan 1 harddisk untuk iSCSI
  • Di menu Openfiler, masuk ke: Menu – Volumes – Block Devices – click hyperlink dari /dev/sdb dan /dev/sdc

Lanjutkan enable konfigurasi untuk NFS file system:

  • Klik menu volumes-volume group, masukkan nama volume (nfs) lalu centang /dev/sdb1.
    Then klik tombol add volume group.


  • Klik menu add volume, pilih volume nfs. lalu isi deskripsi volume name, size, dan file system.


  • Klik menu shares di atas, lalu klik folder terakhir dan masukkan nama subfolder.


  • Klik folder yang baru dibuat tadi, lalu klik tombol Make Share. Berhubung ini adalah home-lab, kita bisa set public access. Lalu pilih RW untuk host akses buat NFS.


  • Selanjutnya NFS ini dapat diakses dari ESXi. Dengan alamat sebagai berikut:
    IP=, Folder=/mnt/nfs/vol1/data

Lanjutkan konfigurasi untuk iSCSI file system:

  • Klik menu Volumes-Volume Group. Masukkan nama volume (iscsi) lalu centang /dev/sdc1. Lalu klik tombol add volume group.


  • Pilih menu add volume di menu kanan, lalu pilih combobox iscsi dan klik tombol change. Isi deskripsi volume name, size, dan file system pilih untuk Block version


  • Klik link add iscsi target di menu kanan. hanya ada satu pilihan tersedia, lalu pilih add.


  • Klik menu LUN mapping, lalu klik tombol Map


  • Klik menu Natwork ACL lalu klik tombol Allow untuk mengijinkan akses


  • Selanjutnya konfigurasi iSCSI adapter dari ESXi dari menu Configuration-tab – Storage Adapters – Add. Pilih Target di iSCSI Software Adapter lalu masukkan IP= dan default port 3260

5. Siapkan vSphere ESXi Server sebagai Nested Virtualization diatas Mac Fusion

  • Cara instalasi ESXi diatas Fusion ini sama persis dengan cara instalasi diatas x86 Servers
  • Siapkan ESXi, saya menggunakan latest version yaitu versi 6.5.
  • Tutorial untuk melakukan instalasi ini ada banyak sekali material yang beredar di internet, silahkan dicari di
  • Installer-nya silahkan didownload di


  • Saya akan skip penjelasan untuk tutorial instalasi ini. Langsung akan masuk ke bagian konfigurasi saja dari vCenter. Saya hanya akan masukkan beberapa screenshots saja disini untuk hasil instalasinya.


  • Ada hal baru di versi 6.5 ini, yaitu kita bisa mengakses langsung ESXi tanpa melalui vSphere Client C# desktop supertitles versi sebelumnya. Tapi bisa diakses langsung dari URL web page.

6. Siapkan vSphere vCenter Server sebagai Centralized Management 
Kali ini saya akan melakukan instalasi di vCenter di Fusion bukan langsung di ESXi, jika ingin melakukan instalasi di atas ESXi maka lakukan sesuai guidance yang ada di (silahkan dicari di google, cukup simple kok). Anyway, untuk dapat melakukan instalasi vCenter di Fusion, maka ada beberapa hal yang perlu dilakukan/di tweak secara manual jadi agak sedikit berbeda jika instalasi langsung dilakukan diatas ESXi. Begini step by step-nya:

  • Download dan extract file ISO (VMware-VCSA-all-6.5.0-4602587.iso) dari vCenter 6.5 di MacBook. Silahkan download dari
  • Import file di dalam directory vcsa/ yaitu vmware-vcenter-server-appliance-xxxxx.ova ke Fusion. Tapi jangan klik Finish dulu setelah selesai instalasinya agar Virtual Machine-nya tidak menyala.
  • Rubah file *.vmx di dalam Folder virtual machine hasil deployment tadi. Tambahkan baris ini:
guestinfo.cis.deployment.node.type = "embedded"
guestinfo.cis.vmdir.domain-name = "vsphere.local" = "Default-First-Site"
guestinfo.cis.vmdir.password = "VMware1!" = "ipv4" = "" = "" = "24" = "static" = "" = ""
guestinfo.cis.appliance.root.passwd = "VMware1!"
guestinfo.cis.appliance.ssh.enabled = "true"
hard-disk.hostBuffer = "disabled"
prefvmx.minVmMemPct = 25

Notes: Perhatikan jangan sampai tanda ini ” berubah menjadi ini “ – karena ini akan menyebabkan error “Dictionary Problem” ketika VM akan dinyalakan (saya sempat mengalami ini).

  • Okay, sekarang klik Finish dan VM akan menyala. Anda akan disambut oleh logo Linux Photon sebagai based dari VMware appliance ini. Rubah IP address bisa dilakukan lagi jika diinginkan di bagian Customize System (Klik F2) di menu DCUI.
  • Lanjutkan konfigurasi vCenter dengan membuka halaman


  • Oiya sebelumnya, lakukan pengecekan DNS terlebih dahulu untuk memastikan bahwa record telah tersimpan dan bisa di-resolve oleh vCenter. Masuk via SSH ke vCenter, lakukan nslookup checking ke DNS server.
# ssh-keygen -R
# ssh root@
# nslookup
# nslookup

Berikut ini adalah beberapa screenshots untuk konfigurasi vCenter:

  • Summary Installation vCenter:

Berikut ini adalah beberapa hasil setelah kita melakukan konfigurasi dari vCenter:

  • Appliance Administration Web Page.


  • vCenter Web Page

Let’s continue postingan ini di lain waktu untuk memasukkan ESXi ke vCenter dan melakukan konfigurasi shared storage yang sudah kita buat tadi di ESXi. Lalu melakukan konfigurasi untuk virtual machines, dan lain-lain. Dan tentunya bagaimana melakukan design yang proper untuk instalasi dan konfigurasi vSphere di production. Karena men-design di Home Lab sangat jauh berbeda dengan cara kita men-design di production environment! (ex: cluster design, HA design, security design, performance design, etc)
Kind Regards,
Doddi Priyambodo

Mengenal release terbaru dari VMware vSphere versi 6.5

Pada bulan October 2016 kemarin VMware mengenalkan vSphere seri terbaru yaitu versi 6.5. Pada tanggal 16 November 2016 software tersebut sudah bisa di-download publicly. Well, seperti biasa banyak sekali enhancements yang dilakukan pada software virtualisasi ini pada setiap versi terbarunya yang sangat sulit dikejar oleh competitors. Beberapa diantaranya adalah:

  1. Sangat mudah dan simple untuk digunakan (ex: enhancement dari vCenter)
  2. Fitur security yang “Built-In” langsung dari vSphere (ex: fitur baru VM & vMotion Encryption)
  3. Platform aplikasi yang universal (ex: optimise untuk vSphere Integrated Container)
  4. Operasi yang jauh lebih reliable (ex: enhancement dari HA, DRS, vROPS)

Para posting selanjutnya saya akan drill down lebih mendalam dan screenshots dari tampilan versi terbaru ini langsung dari my personal lab environment.
Kind Regards,
Doddi Priyambodo

Download VMware Products Datasheet (Bundle and per-Item)

Initially, I don’t know why I am posting this article because this will make some redundancies to other contents in the internet. Hmmm, well maybe because some customers always ask me about the data sheets of VMware products, then I think it will be easier if I just tell them about this post rather than they google it and download them one by one.
VMware Bundle Components Datasheet:
– VMware vCloud Suite Datasheet : (Download Here)
– VMware vRealize Suite Datasheet : (Download Here)
– VMware vCloud NFV : (Download Here)
VMware per-product Components Datasheet:
– VMware vSphere : (Download Here)
– VMware vCenter : (Download Here)
– VMware vCloud Director for SP : (Download Here)
– VMware vRealize Automation : (Download Here)
– VMware vRealize Operations : (Download Here)
– VMware vRealize Business for Cloud  : (Download Here)
– VMware Site Recovery Manager : (Download Here)
– VMware NSX : (Download Here)
– VMware vSAN: (Download Here)
Notes: there are still other offers from VMware such as Cloud Foundation, vSphere Integrated Containers, vRealize Code Stream, vSphere Integrated Openstack, vRealize Log Insight, vRealize Network Insight, Workspace One, Horizon, Airwatch, etc (… please refer to for more detail).
After reading this post, now maybe some of you just know that VMware is not just vSphere ESXi + vCenter right? 🙂
Yeah, it’s the Software-Defined Data Center

VMware, a global leader in cloud infrastructure and business mobility, accelerates our customers’ digital transformation journey by enabling enterprises to master a software-defined approach to business and IT. With VMware solutions, organizations are improving business agility by modernizing data centers, driving innovation with modern data and apps, creating exceptional experiences by mobilizing everything, and safeguarding customer trust with a defense-in-depth approach to cybersecurity.

Kind Regards,
Doddi Priyambodo

Explanation about How CPU Limit and CPU Reservation can Slow your VM (if you don't do a proper sizing and analysis)

In this post, I would like to share about CPU limit and CPU reservation configuration in vSphere ESXi virtualisation technology.
Actually those features are great (since the configuration also available in vCloud Director (*it will call the configuration in vCenter)). Those features are great if you really know and already consider on how to use it properly. For example, if you would like to use CPU reservation please make sure that you are not running those VMs in a fully contention/overcommitment environment. For CPU limit, if you have application that is always consume 100% of CPU even though you always give more CPU to the VM – then you can use Limit configuration to limit the usage of the CPU by that application (but, for me the Best Way is ask your Developer to Fix the Application!).
Okay, let’s talk more about CPU Limit.
Duncan Epping and Frank Denneman (both are the most respectable VMware blogger), once said that: “Look at a vCPU limit as a restriction within a specific time frame. When a time frame consists of 2000 units and a limit has been applied of 300 units it will take a full pass, so 300 “active” + 1700 units of waiting before it is scheduled again.”
So, applying a limit on a vCPU will slow your VM down no matter what. Even if there are no other VMs running on that 4 socket quad core host.
Next, let’s talk more about CPU Reservation.
Josh Odgers (another virtualisation blogger) also explained that CPU reservation “reserves” CPU resources measured in Mhz, but this has nothing to do with the CPU scheduler. So setting a reservation will help improve performance for the VM you set it on, but will not “solve” CPU ready issues caused by “oversized” VMs, or by too high an overcommitment ratio of CPU resources.
The configuration of Limit and Reservation are done outside the Guest OS, so your Operating System (Windows/Linux/etc) or your Application (Java/.NET/C/etc) do not know that. Your application will ask the resource based on the allocated CPU to that VM.
You should minimize the use of Limit and Reservation as it makes the operation more complex.
Better use the feature of default VMkernel which already got a great scheduler functionality that will take fairness into account. Actually, you can use CPU share configuration if you want to prioritise the VM other than others.
But, the most important thing is: “Please Bro…, Right Size Your VM!”
Kind Regards,
Doddi Priyambodo

Can Not Connect / Error Connecting to iSCSI SAN

Sorry to disturb the tutorial about cloud native application, just a quick note about the troubleshooting.
I found an issue today regarding my iSCSI connection to the datastore. All hosts are all having this error when trying to connect to the SAN. This is because I played with my Lab a lot! and tried to remove and add the NIC of my Fusion and also my Host.
Error messages looks something like this:

Call "IscsiManager.QueryBoundVnics" for object "iscsiManager" on ESXi / vCenter failed.

The problem is solved with the following:
1. Disabled the iSCSI software adapter (backup your iqn and settings)
2. Navigate to /etc/vmware/vmkiscsid/ of the host and backup the files
3. Delete the contents in /etc/vmware/vmkiscsid/
4. Reboot the host
5. Create a new software iscsi adapter, write the IQN with the old one we backup earlier
6. Add iscsi port bindings and targets.
7. DONE.
Kind Regards,
Doddi Priyambodo

Physical CPU (pCPU) and Virtual CPU (vCPU) Ratio in VMware vSphere ESXi Environment

I have some testings couple of times about this. In a Business Critical Applications, Telco Workloads Applications (Network Function Virtualisation (NFV)), or High CPU intensive applications (without high up and down intensity of CPU workloads), it is always recommended to do dimensioning of 1 vCPU compare to 1 pCPU. Regardless we have the performance benefit from Hyperthread technology around 25% because of the scheduling enhancement from intel processor.
For IT workloads (such as email, web apps, normal apps, etc) we can give better ratio such as 1 pCPU to 4 vCPU or even 1:10 or I also see some 1:20 of the production environments. Due to the VMs will not burst at the same time with a stable and long transactions per second.
These are some tests that I have for Network Function Virtualisation platform, we are pushing one of Telco workloads applications (messages) using Spirent as performance load tester to our VNF (telco VM) which run on the intel servers.
Known Fact for Host and VM during the Test:

  • Configuration of the Host = 20 cores x 2.297 GHz = 45,940 MHz
  • Configuration of the VM = 10 vCPU x 2.297 GHz = 22,297 MHz
  • Only 1 VM is powered on in the host (for testing purpose only to avoid contention)

Observation of Host CPU performance:

  • Max Host during Test Performance (Hz)= 12,992 MHz of total 45,940 MHz
  • Max Host during Test Performance (%)= 28.27 % of total 45,940 MHz

Observation of VM CPU performance:

  • Max VM during Test Performance (Hz)= 12,367 MHz of total 22,297 MHz
  • Max VM during Test Performance (%)= 53.83 % of total 22,297 MHz


  • Percentage calculation is the same result as MHz calculation. Means, if we calculate percentage usage with total MHz then the result will be MHz usage.
  • CPU clock speed that will be needed by VNF vendor can be calculated based on MHz or percentage calculation, as long as the functionality is considered as apple to apple comparison (need to consider the number of modules/functionality).
  • From performance wise observation, this will also give better view that for NFV workloads, 1 to 1 mapping dimensioning is reflected between vCPU and pCPU —> 10 vCPU is almost the same as 10 pCPU (from MHz calculations usage scenario).

Physical CPU is physical cores that is resides in the servers. Virtual CPU is logical cores that is resides in the VMs (can benefit the hyper thread technology).
Kind Regards,
Doddi Priyambodo

Why Smaller vCPU is better than Bigger vCPU in a fully probable contention environment

In VMware vSphere environment, why Smaller vCPU is better than Bigger vCPU (if the workloads only require few vCPU) in a fully probable contention environment?
To explain this further let’s take an example of a four pCPU host that has four VMs, three with 1 vCPU and one with 4 vCPUs. At best only the three single vCPU VMs can be scheduled concurrently. In such an instance the 4 vCPU VM would have to wait for all four pCPUs to be idle. In this example the excess vCPUs actually impose scheduling constraints and consequently degrade the VM’s overall performance, typically indicated by low CPU utilization but a high CPU Ready figure.
So, always start with smaller vCPU and then add extra vCPU later on if needed based on your observation about the workload.
This reference post also share a very good description why too many vCPU will give poor performance to your Virtual Machine:
Conclusion: “Right Size Your VMs!”
Kind Regards,
Doddi Priyambodo

Why do we need to Virtualize our Oracle Database

Usually customer would like to expand the benefits that they already achieved using virtualization (financial, business and operational benefits of virtualization within its operating environment) to another level. For example to Business Critical Applications such as Oracle Database, thereby reaping the many benefits and advantages through its adoption of this infrastructure.

Customer aims to achieve the following benefits:

  • Effectively utilise datacenter resources, as in traditional physical servers a lot of database server only utilize 30% of the resources.
  • Maximise availability of the Oracle environment at lower cost, as virtualization can give another layer of high availability.
  • Rapidly deploy Oracle database servers for development, testing & production, as virtualization can have templates and automation.
  • Maximise uptime during planned maintenance, as virtualization can give the ability to move database to another machine without any downtime for the workload.
  • Minimise planned and unplanned downtime, as virtualization can give better disaster recovery avoidance and disaster recovery actions.
  • Automated testing and failover of Oracle datacenter environments for disaster recovery and business continuity.
  • Achieve IT Compliance, as we have better monitoring systems, audit mechanism, policy enforcement, and asset managements.
  • Minimise Oracle datacenter costs for floor space, energy, cooling, hardware and labour, as some physical servers can be consolidated into just several physical servers. This will give customer a better TCO/ROI compare to physical servers approach.

Kind Regards,
Doddi Priyambodo

Update sequence for vSphere 6.0 and its compatible VMware products

Following our technical discussion regarding upgrade VMware environments, actually I already wrote about this topic in different thread  in this blog. But, I would like to emphasise again by using another KB from VMware. VMware has made available certain releases to address critical issues and architectural changes for several products to allow for continued interoperability:

  • vCloud Connector (vCC)
  • vCloud Director (vCD)
  • vCloud Networking and Security (VCNS, formerly vShield Manager)
  • VMware Horizon View
  • VMware NSX for vSphere (NSX Manager)
  • vCenter Operations Manager (vCOPs)
  • vCenter Server / vCenter Server Appliance
  • vCenter Infrastructure Navigator (VIN)
  • vCenter Site Recovery Manager (SRM)
  • vCenter Update Manager (VUM)
  • vRealize Automation Center (vRA, formerly known as vCloud Automation Center)
  • vRealize Automation Application Services (vRAS, formerly vSphere AppDirector)
  • vRealize Business, IT Cost Management (ITBM, formerly VMware IT Business Management)
  • vRealize Configuration Manager (VCM, formerly vCenter Configuration Manager)
  • vRealize Hyperic
  • vRealize Log Insight (vRLI)
  • vRealize Operations Manager (vROPs, formerly known as vCenter Operations Manager, vCOPs)
  • vRealize Orchestrator (vRO, formerly vCenter Orchestrator)
  • vSphere Big Data Extension (BDE)
  • vSphere Data Protection (VDP)
  • vSphere Replication (VR)
  • vSphere ESXi
  • vShield Edge / NSX Edge
  • vShield App / NSX Logical Firewall (NSX LFw)
  • vShield Endpoint / NSX Guest Introspection and Data Security (NSX Guest IDS)
This article only encompasses environments running vSphere and/or vCloud Suite 6.0 and VMware products compatible with vSphere 6.0.

In an environment with vSphere 6.0 and its compatible VMware products, perform the update sequence described in the Supported Update Sequence table.

Supported Update Sequence

Continue reading Update sequence for vSphere 6.0 and its compatible VMware products